SELAMAT DATANG DI BLOG PEMERINTAHAN DESA PAMARAYAN - SELAMAT DATANG DI BLOG PEMERINTAHAN DESA PAMARAYAN DESAPAMARAYANDESA PAMARAYANSELAMAT DATANG DI BLOG PEMERINTAHAN DESA PAMARAYAN - SELAMAT DATANG DI BLOG PEMERINTAHAN DESA PAMARAYAN DESA PAMARAYAN: 2016

Cari Blog Ini

Sabtu, 31 Desember 2016

KANG SARIN PELAYAN LALU LINTAS PAMARAYAN

KANG SARIN SAAT BERTUGAS

Dedikasi adalah sebuah pengorbanan tenaga, pikiran, dan waktu demi keberhasilan suatu usaha yang mempunyai tujuan yang mulia, dedikasi ini bisa juga berarti pengabdian untuk melaksanakan cita-cita yg luhur dan diperlukan adanya sebuah keyakinan yang teguh. Kalau anda melakukan perjalanan ke arah pasar pamarayan, tepatnya di simpang tiga Jembatan Bojong Loa sekitar pukul 07.00 sampai sekitar pukul 11.00, anda akan menjumpai seorang laki-laki berdiri ditengah jalan, ia menggunakan kacamata hitam, celana panjang masing-masing terdapat dua kantong besar di sebelah kiri-kanan, ia juga mengenakan peluit, topi, dan jaket. Oleh masyarakat sekitar, laki-laki itu dikenal dengan sebutan Kang Sarin. 
Kang Sarin yang nama aslinya Muhammad Sarin, lahir pada September tahun 1963 di Jakarta Pusat. Kang Sarin ialah anak ke 6 dari 9 Bersaudara dari pasangan bapak Mohammad Amin dan Ibu Aminah. Beliau lahir di Jakarta dikarenakan kedua orangtuanya yang sudah lama bekerja di Jakarta. Kang Sarin ialah Pelayanan arus lalu lintas di jalur Pamarayan-Rangkasbitung-Harendong. Menurut penuturannya, sebelum menjadi seorang juru lalu lintas, pernah Kang Sarin bekerja pada beberapa perusahaan. Pertama kali bekerja pada PT Kencana di sekitar Bandara Soekarno-Hatta selama tiga tahun, lalu di Kantor kehakiman sebagai satpam di Tanggerang selama tiga bulan, dan beberapa perushaan lainnya di Jakarta maupun Tanggerang. Hilir mudik dari satu Pabrik (perusahaan) ke pabrik lainnya. Sejak tahun 70an sampai akhir tahun 2000an Kang Sarin menghabiskan waktunya melanglang buana bekerja di luar daerah. Barulah sekitar tahun 2001 mulai menetap di Pamarayan. Dan mulai menjadi “juru lalu lintas” sejak 2014, saat masa pemerintahan kepala desa Nurudin.
Memulai setiap hari dengan ngopi pahit dan sarapan. Kang Sarin rutinnya jam 7 pagi sudah stand by di pertigaan jembatan bojongloa sampai sekitar jam 11 siang. Mengatur aktivitas lalu lintas transportasi. Khusus pada hari Sabtu dan minggu, dengan sigap Kang Sarin mengarahkan kendaraan roda empat yang bergerak menuju Pasar pamarayan agar memutar melalui jalan tangsi, hal itu dilakukan karena pada hari tersebut ialah hari pasar, sehingga arus cukup satu arah saja, jika tidak, maka akan menimbulkan kemacetan. Sudah lazim di negeri ini apabila pengendara banyak yang melanggar aturan lalu lintas. Sebagaimana halnya yang dialami oleh Kang Sarin, pernah bahkan sering Kang Sarin ditegur atau dibentak oleh pengemudi roda empat yang keukeh menerobos jalur pasar pada hari sabtu atau minggu. Umumnya pengendara roda empat yang menolak arahan Kang Sarin ialah karena ingin cepat lewat pasar, padahal justru menimbulkan kemacetan dan membua si penedndara lebih lama mencapai tujuan.   
Orang-orang pamarayan sudah sering melihat Kang Sarin berpanas-panasan ditengah jalan, seperti lupa akan panasnya sinar matahari. Kulitnya yang hitam, tentu saja bertambah hitam. Debu jalanan dan bisingnya kendaraan sudah menjadi kerabat bagi Kang Sarin. Meski panas matahari menyengat, beliau tetap tidak bergeser sedikitpun dari tempatnya. Jarang sekali ditemukan beliau berteduh sebelum pekerjaanya selesai. Kang Sarin bilang kalau matahari ialah mahluk Allah yang sangat patuh dan tidak pilih-pilih dalam menyinari mahluk-mahluk bumi. 
Apa yang dikatakan Kang Sarin itu membuat penulis kaget. Sebab apa yang dikatakannya itu sangat mendasar namun justru jarang terpikirkan oleh kita. Para koruptor tetap di berikan hangatnya sinar mentari pagi, orang-orang alim juga diberikan, siapapun saja tanpa kenal kasta dan ukuran-ukuran moral lainnya. Cahaya matahari tidak berubah menjadi dingin saat menyapa Kang Sarin, juga tidak berubah menjadi bertambah panas saat menyentuh kulit para pendusta rakyat. Matahari senantiasa konstan bekerja. Sebagaimana halnya Kang Sarin yang konstan mengabdi untuk kelancaran lalu lintas.
Soal gaji beliau? Atas pengakuannya, beliau senantiasa mendapat upah per minggu sekitar Rp. 100.000 rupiah. Uang tersebut bersumber dari kas Desa khususnya dari kas Pasar yang dikelola oleh Desa. Upah yang tentu saja jauh dari kata mencukupi untuk hidup sehari-hari. Dari sini, penulis berharap dan mengajak serta semua kalangan masyarakat untuk ikut peduli terhadap dedikasi yang sudah diberikan oleh Kang Sarin. Toh itu untuk kepentingan umum. Sebab beliau merupakan manusia biasa yang harus memenuhi kebutuhannya. Memang, ragam aktivitas manusia bisa kita temukan dimanapun saja. Dan orang seperti Kang Sarin, terdapat banyak di negeri kita. Manusia manusia intan ini tersebar disetiap wilayah, melakukan apa saja semampu-mampunya. Bukanya tidak mengharapkan upah yang lebih, namun pilihannya yang utama ialah bekerja saja dan mengabdi.
  Beliau mengharapkan mempunyai seragam dinas untuk bekerja. Lengkap dengan sepatu, topi dan peluit yang baru. Itu keinginan yang beliau utarakan saat mengunjungi Kantor Desa pada sabtu 31 Desember 2016. Keinginan yang tentu saja tidak muluk. Beliau manusia biasa dengan pengabdian yang luar biasa. Penulis sendiri sudah lama berkeinginan untuk menulis secara khusus tentang Kang Sarin. Karena seringnya melihat beliau berpanas-panas ditengah jalan mengatur lancarnya lalu lintas. Alhamdulillah catatan tentang  Kang Sarin bisa dimuat hari ini. Sambil tulisan ini dimuat, beliau tengah asik mengunyah gorengan, minum kopi dan tertawa lepas menceritakan keunikan hidupnya.
Sudah hampir tiga tahun Kang Sarin bekerja sebagai juru lalu lintas di Pamarayan. Sejak itu pula ia mulai menyadari betapa pekerjaannya mengasikan. Lebih dari itu, penulis melihat bahwa apa yang dilakukan Kang Sarin bukan sekedar pekerjaan biasa. Itu adalah pengabdian. Dan yang namanya kebaikan, sekecil apapun tetaplah merupakan kebaikan. Semoga Allah SWT yang Maha Rahman membalas jasa hidup Kang Sarin. Amin. 






Jumat, 30 Desember 2016

JAMINAN SOSIAL RAKYAT BANTEN BERSATU

Beritaterkini - Pamarayan, Pada hari ini Kamis, 29 Desember 2016 di kantor POS Pamarayan sedang di adakannya program Pemerintah Provinsi Banten tentang program JAMSOSRATU (Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu) yang ditujukan pada rumah tangga sasaran (RTS).









Semoga program yang seperti ini bisa terus ada sehingga benar-benar terlaksana tujuan utama diadakannya program yang seperti ini, agar masyarakat BANTEN khususnya Desa Pamarayan ini bisa memutus rantai kemiskinan, karena miskin itu bukan keinginannya sendiri melainkan sudah menjadi rahasia ALLAH SWT.

MENGULAS KEMBALI TENTANG JAMSOSRATU

JAMSOSRATU merupakan replikasi dari Program Kementrian Sosial yaitu Program Keluarga Harapan, bertujuan untuk meningkatkan Keberdayaan Sosial Rumah Tangga Miskin (RTM) melalui sektor pendidikan, kesehatan dan jaminan sosial di peruntukan pada RTM berdasarkan data PPLS 2011. PPLS 2011 adalah Pendataan Program Perlindungan Sosial yang dilaksanakan BPS dan dipublish oleh TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan) yang menghasilkan basis data terpadu rumah tangga dan keluarga sebagai sasaran berbagai Program Perlindungan Sosial.
JAMSOSRATU merupakan skema yang melembaga di bawah supervisi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), yang bertugas melakukan koordinasi dan pengendalian pelaksanaan penanggulangan kemiskinan ditingkat Provinsi, dimana pelaksanaannya JAMSOSRATU melibatkan berbagai Dinas/Intansi sehingga perlu adanya sinergitas untuk mendukung pelaksanaannya agar dapat berjalan dengan baik.
Tujuannya jelas Meningkatkan kondisi kesejahteraan bagi rumah tangga kurang mampu, mengurangi angka dan memutus rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta berubahnya perilaku yang kurang mendukung peningkatan kesejahteraan, serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Keberadaan JAMSOSRATU ini jelas sangat membantu masyarakat yang kurang mampu. Dalam jangka pendek, bantuan ini dapat memberikan income effect kepada Rumah Tangga Sangat Miskin dengan pengurangan beban pengeluaran melalui Bantuan Tunai Bersyarakat. Sedangkan dalam jangka panjangnya dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi.
JAMSOSRATU diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang terpilih berdasarkan data PPLS tahun 2011 yang dilaksanakan BPS dan di publish secara resmi oleh TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskina) sesuai kriteria yang ditetapkan yaitu dalam anggota keluarganya terdapat ibu hamil/menyusui/nifas, anak balita usia 0 tahun dampai 5 tahun, anak yang sedang menjalani jenjang pendidikan SD/MI, anak yang sedang menjalani jenjang pendidikan SMP/MTS atau anak yang sedang menjalani jenjang pendidikan SMA/MA atau sederajat.
Peserta JAMSOSRATU diberi bantuan untuk meningkatkan keberfungsian dan keberdayaan sosial, berupa Bantua Tunai Bersyarat JAMSOSRATU sebesar Rp 2.250.000.- per tahun, diberikan sebanyak 3 (tiga) kali dalam satu tahun paling banyak Rp 750.000 per satu tahap pencairan dan besaran disesuaikan dengan verifikasi komitmen peserta terhadap kewajibannya mengakses layanan kesehatan dasar dan pendidikan yaitu memeriksakan anggota keluarganya (ibu hamil/nifas/balita) ke fasilitas kesehatan dan menyekolahkan anaknya dengan tingkat kehadiran minimal 80% setiap sebulan selama tahun ajaran berlangsung.
Guna terlaksana dengan baik, setiap penerima bantuan akan didampingi oleh pendamping yang ditunjuk melalui seleksi oleh Dinas terkait. Secara hukum, JAMSOSRATU diatur dalam undang-undang Perda dan juga Pergub. (KARANG TARUNA DESA)

SEKIAN DAN TERIMA KASIH 
Apabila ada kesalahan dan penambahan silahkan komen di BLOG desapamarayan1901.blogspot.com karena kami memerlukan saran dan keritikan dari semua pihak.














.
.

Kamis, 29 Desember 2016

INFORMASI DESA PAMARAYAN

MENGINFORMASIKAN KEMBALI KEPADA SEMUA PIHAK YANG MENDAPATKAN  SURAT UNDANGAN RESMI DARI DESA PAMARAYAN

ASSALAMUALLAIKUM WR WB.

DINFOMARSIKAN KEPADA

  1. Ketua BPD Desa Pamarayan
  2. Ketua Karang Taruna
  3. Ketua LPM
  4. Ketua RW/RT
  5. Ketua TP PKK/Posyandu
DENGAN INI KAMI MENGUNDANG DAN MENGHARAPKAN KEHADIRANNYA BAPAK/IBU/SAUDARA UNTUK HADIR PADA HARI JUM'AT 30 DESEMBER 2016 JAM 9:00WIB s/d SELESAI BERTEMPAT DI BALAI DESA PAMARAYAN TENTANG ACARA PARIPURNA BPD DESA PAMARAYAN DAN PENETAPAN RAPBDes TAHUN 2017

Catatan : 
- MENGINGAT WAKTU TERBATAS MAHON HADIR TEPAT WAKTU 


- ANGGOTA BPD DIMOHON SEMUA HADIR

DEMIKIAN ATAS PERHATIAN SERTA KEHADIRANNYA, SEBELUMNYA KAMI UCAPKAN TERIMA KASIH.

WASSALLAMUALLAIKUM WR WB.

Senin, 26 Desember 2016

carita rakyat pamarayan (ki damsik jeung nyi jerah)

Sasakala urang cai di pamarayan 

Tina tiap zaman aya nu ngeusian hiji lalakon, lakon nu digawean ku masing-masing manusa ngalahirkeun ciri atawa karakter.Karakter jadi budaya tina kahirupan sosial. Kokolot baheula umumna di nusantara ges ngawariskeun budaya, adat istiada, tatakrama, nu macem-macem. Biasana masarakat baheula boga cairta nu ngenaan jeng hiji tempat, boh di gunung, laut, atawa tina walungan. Jadi lobana carita tikolot baheula nu kadang aya nilai mitosna dicaritakeun ti hiji generasi ka generasi. Teu terkecuali carita atanapi sasakala urang cai di pamarayan. Ciujung jeng masarakat pamarayan teu bisa dipisahkeun, sabab ku masarakat tibaheula geus dipake ku macam-macem kaperluan sapopoe.Ciujung ges ngilu ngaramekeun carita tibaheula ngenaan tokoh-tokoh karuhun.
Tina raraga ieu, deuk dipentaskeun hiji carita rakyat nu katelah di pamarayan jeng sakitarna ngenaan sasakala urang cai . Jaman baheula aya hiji raja nu kacida saktina, raja didieu nyaeta rajana urang cai kaum nu benten alam jeng manusa. Raja ieu ngagaduhan putri nu dipake pikanya’ah, ku nyaah-nyaahna sagala pamenta putri teh teu aya nu di pungpang. Estu dihayukeun pisan. Dina hiji dinten, putri aya pamundut, atanapi kahayang, katingalna teh se’eur ngalamun, sampe hiji mangsa ku raja ditaros

Raja: “Nok,kunaon maneh kubeuki ngahuleung?” Si putri teu langsung wakcabalaka kanu boga bapak, cicing weh teu ngaku mun boga kahayang tea,. Ngan eta raja cicing-cicing curiga ningali kana tingkah polah si putri tea nu beuki lila beuki ngahuleung. Dilian tempat, aya hiji lalaki anu gagah, keur migawe di kebon sisi ciujung, rupina lalaki eta keur bari tirakat, ngamalan hiji perkara. Unggal poe eta si lalaki macul dina kebon sisi ciujung. Lalaki nu di maksud the arana damsik. Ki damsik dikisahkeun sebagai lelaki nu rajin, ibadahna, gagawena, jeng sajabana.
Dinten ka dinten anjeuna hayu weh migawean kebon tea, sampe anjeuna teu sadar keur diperhatikeun ku putri raja urang cai. Hiji mangsa siputri teu tahan hayang wakcabalaka ka bapakna, yen putri teh ngagaduhan karesep ka lalaki nu ker migawe dina kebon sisi cai nu teu lian nyaeta ki damsik. ahirna siputri ngomong ka bapakna.
Putri : “ bapak,
Raja : Aya naun Nok?
Putri : kamari bapak nananya ka abdi gaduh pamikiran naon nu nyababkeun abdi loba ngahuleung, abdi arek carita ngan bapak moal marah kan?
Raja : Moal, hayu geura carita aya pikahayang naon maneh,
Putri : abdi resep kana lalaki nu keur migawe disisi ciujung,
Raja : oh jadi eta nu nyieun anjeun ngalamun teu ngeunah cicing teu ngenah dahar unggal poe?
Putri : Muhun bapak,
Raja : heeh ai kitu mah, bere bapak waktu, anjeun ulah khawatir, ke ku bapak disampeuran si lalaki eta.
Tuluy si raja sidakep bari mikir, mikiran kumaha cara ngahareupan eta lalaki nu teu lian lalaki tea ki damsik tina golongan manusa. Geus kitu si raja mutuskeun pikeun ngaharepan eta ki damsik. Sementara itu, ki damsik masih macul sapertos biasa. Teu lila datang aki-aki mawa rantang nu eusina kadaharan. Aki-aki tidieu teh nyaeta Raja nu ngarupakeun jadi aki-aki.
Aki aki : assalamu alaikum
Kidamsik: waalaikumsalam
Aki Aki : nepangkeun kula hoyong silaturahim
Kidamsik : mangga kai,
Aki aki : saha ngaran teh
Kidamsik : abdi damsik
Aki aki : kaula nyanggakeun,ieu sakedik katuangan
Kidamssik : manga ku abdi di tampi Gancang cerita si raja pamit ninggalkeun ki damsik. tidinya kidamsik, ges ngarasa lain, anjeuna nganyahokeun yen tadi tamu the lain jalma ti bangsa manehna. Tuluy anjeuna neruskeun pagawean na tanpa ngadahar nu di pasihkeun ku raja tadi. Kusabab raja cai tea nempo eta kadaharana teu didahar, terus raja cai tea nepungan deui bari jeng make wujud aki-aki doang jelema biasa. Sakumaha nu ges dipilampah tiheula akiaki tea datang deui bari jeng mawa rantang mawa dahareun, barang datang ka saung ki damsik tuluy
Aki Aki : asalamualaikum
Damsik : walaikumsalam, (tidinya kidamsik ereun maculna), aya naon ki ja nggeus duakali nepungan kami?
Aki aki : ieu kami teh keur salametan sidekah kami teh hayang kadahar kumaneh,
Damsik : simpen bae ki dina saung.
Ngadenge jawaban kitu si aki aki bari kerung,
Aki aki :ai sabenerna manehteh boga maksud naoin sampe daharan kami nukamari teu didahar? Damsik : pangdaharan abdi teu didahar nukamari, pan kami teh keur tirakat, keur aya nu teu didahar kukami,
Aki aki : ai tirakat, eta pagawean saha?
Damsik : pagawean para wali
Aki aki : ari pagawean parawali, pan meureun tangtu aya aturanana,
Damsik : memang aya ki, moal pati-pati digawean eta kukami mun teu aya aturana
Aki aki : ai aturanana model kumaha
Damsik : hiji, teu meuang sare ker tunduh, dua, teu meunang dahar keur lapar, tilu, teu meunang hayang komo embung, opat, teu meunang mukakeun rahasia batur, lima, teu meuanang nampik rejeki saetik,, genep, ker papangantenan teu menang sare salila 40 poe 40 peting,
Barang aki-aki ngadenge paraturan parawali tadi nu diucapken kidamsik, tuluy bari ngaheheh seuri, aki-aki malik nanya deui,
Aki aki : tah lamun bener eta pagawean parawali eta jiga kitu, kunaon pangiriman kami nuteiheula teudidahar? sebab cek pamikir aki mah pan ceuk manehteh tadi ceuk maneh teu meuang nampik rejeki saetik, naon maneh the hayang dikiriman nu leuwih loba, kupedah aki teu boga ja ngan sakitu ayana?
Ngadenge pertanyaan si aki-aki tadi ki damsik nghuleng. (na pamikirana : heeh nya kunaon kamari pamere si aki tea teu didahar, sarua jeng aing the nampik rejeki saetik) akhirna kidamsik ngadahar naon anu di anterkeun ku aki-aki.
Damsik : ki ja aki teh dua kali kadieu, sabenerna aki the boga pamaksudan naon?
Aki aki : ceng, ai sabenerna aki teh boga maksud, yen aki datang kadieu teh rek menta tulung kusabab anak aki awewe, ceurik bae, boga karep hayang ngajodo ngarumah tangga jeng aceng.
Ngedenge ucapan si aki tadi, kidamsik kaget.
Damsik : wah ki doangna, pamenta aki teh kula moal bisa nyumponan.
Aki-aki : wayahna ceng ieu mah, aki menta tulung, etamah rek sapoe tah duapoe tah, wayahna kahayang anak aki tea cumponan.
Ngadenge kitu kidamsik keukeuh nolak. Kusabab kidamsik nyahoeun yen siaki-aki the lain bangsa manusa.
Damsik : ki, pan kula ieu nolak kana pemanta aki. Pan aki the bangsa naon?
Aki-Aki : wayhahna rek sapoe duapoe geh ieumah laksanakeun bae,
Tina carita eta aki-aki keukeh maksa, kidamsik kekeh nolak. Tungtungna galungan ragot. Kusabab kidamsik boga pamake anu didasarna kutirakat tadi, eta galungan ragot the sampe tilu poe tilu peuting, anu akhirna ki damsik kagusur kacai.

Kusabab kidamsik kabawa ka alam jin, dialam jin teh geus sadia papanggungan sakumaha nu rek hajat kawinan. Kusabab kidamsik geus ngarasa eleh, terus nyanggupang daek kawin ngan aya pamenta. Nyaeta dimana isuk pageto kula hayang kawin kabangsa manusa, kabangsa kula, tong dicegah. Raja nganggupan pamenta kidamsik. tuluy ki Damsik hirup didaulat jadi Raja urang cai.

Gancang carita, dihiji lembur alam manusa dikampung baru aya tabu dimana tos papangantenan sare bareng jeng salaki teu menang ngangir dicai.  Sapertos pamenta kidamsik ka raja urang cai yen iraha bae hayang nikah jeung bangsana, nya eta bangsa manusa. Akhirna dihiji waktu aya pasangan tina bangsa manusa nu karak nikah, meunang babaraha poe si panganten anyar awewe nu teu lain nyaeta nyai jerah , ulin ka sisi cai,tuluy na lamban ngucang-ngucangken dua sukuna, laju gangir tidinya manehna aya nu narik terus aya numawa kajetro cai. Jalema geger nyai jerah panganten anyar leungit. Disiaran diteuleuman ku dulur, kukabeh masarakat tapi teu pangih, sampe ahirna jasadna muncul tuluy keleum, muncul deui, keleum deui nepi katilu kali. Ceuk nu nangkeup harita yen eta the tandana nyai jerah dipenta ku urang cai. Sampe ahirna nyai jerah di jadikeun ratu ngadampingan kidamsik. Laju nyai jerah mere wangsit lamun manehna ulah ditengan aingmah ges pindah alam.

Hampura kadulur-dulur bisi caritana aya nu nyimpang. hayu babrengan lestarikeun carita rakyat asli ti Pamarayan. 

Minggu, 25 Desember 2016

KARANG TARUNA

KARANG TARUNA adalah organisasi kepemudaan di Indonesia. Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generassi muda nonpartisan, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda di wilayah Desa / Kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak dibidang kesejahteraan sosial. Sebagai organisasi sosial kepemudaan Karang Taruna merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomis produktif dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia dilingkungan bai sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang telah ada. Sebagai organisasi kepemudaan, Karang Taruna berpedoman pada Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga di mana telah pula diatur tentang struktur pengurus dan masa jabatan di masing-masing wilayah mulai dari Desa / Kelurahan sampai pada tingkat Nasional. Semua ini wujud dari pada regenerasi organisasi demi kelanjutan organisasi serta pembinaan anggota Karang Taruna baik dimasa sekarang maupun masa yang akan datang,
Karang Taruna beranggotakan pemuda dan pemudi (dalam AD/ART nya di atur keanggotaannya mulai dari pemuda/i berusia mulai dari 11 - 45 tahun) dan batasan sebagai pengurus adalah berusia mulai 17 - 35 tahun.
Karang Taruna didirikan dengan tujuan memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada para remaja, misalnya dalam bidang keorganisasian, ekonomi, olahraga, keterampilan, advokasi, keagamaan dan kesenian.
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Karang_Taruna

Sesuai Pedoman Dasar Karang Taruna, pengertian Karang Taruna adalah Organisasi  Sosial  wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas  dasar  kesadaran  dan  tanggung  jawab  sosial  dari, oleh, dan  untuk  masyarakat  terutama  generasi  muda  di  wilayah desa/kelurahan  atau  komunitas  adat  sederajat  dan  terutama bergerak dibidang usaha kesejahteraan sosial.
Pembinaan Karang Taruna diatur dalam Permensos 83/HUK/2005 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna. Berikut kutipan isi pedoman:
Tujuan
Tujuan Karang Taruna adalah :
a.  Terwujudnya pertumbuhan dan perkembangan  kesadaran dan  tanggung  jawab  sosial  setiap  generasi  muda  warga Karang  Taruna  dalam  mencegah,  menagkal, menanggulangi  dan  mengantisipasi  berbagai  masalah sosial.
b.  Terbentuknya  jiwa  dan  semangat  kejuangan  generasi muda  warga  Karang  Taruna  yang  Trampil  dan berkepribadian serta berpengetahuan.
c.  Tumbuhnya  potensi  dan  kemampuan  generasi  muda dalam  rangka mengembangkan  keberdayaan  warga Karang Taruna.
d.  Termotivasinya  setiap  generasi  muda  warga  Karang Taruna  untuk  mampu  menjalin  toleransi  dan  menjadi perekat  persatuan  dalam  keberagaman  kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
e.  Terjalinnya kerjasama antara generasi muda warga Karang Taruna  dalam  rangka  mewujudkan  taraf  kesejahteraan sosial bagi masyarakat.
f.  Terwujudnya  Kesejahteraan  Sosial  yang  semakin meningkat  bagi  generasi  muda  di  desa/kelurahan  atau komunitas  adat  sederajat  yang  memungkinkan
pelaksanaan  fungsi  sosialnya  sebagai  manusia pembangunan  yang  mampu  mengatasi  masalah kesejahteraan sosial dilingkungannya.
g.  Terwujudnya pembangunan  kesejahteraan  sosial generasi muda  di  desa/kelurahan  atau  komunitas  adat  sederajat yang  dilaksanakan  secara  komprehensif,  terpadu  dan
terarah  serta  berkesinambungan  oleh  Karang  Taruna bersama pemerintah dan komponen masyarakat lainnya.
Tugas
Setiap  Karang  Taruna  mempunyai  tugas  pokok  secara bersama-sama dengan Pemerintah dan komponen masyarakat lainnya untuk menanggulangi berbagai masalah kesejahteraan social  terutama  yang  dihadapi  generasi  muda,  baik  yang bersifat preventif, rehabilitatif maupun pengembangan potensi generasi muda di lingkungannya.
Fungsi
Setiap Karang Taruna melaksanakan fungsi :
a.  Penyelenggara Usaha Kesejahteraan Sosial.
b.  Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan bagi masyarakat.
c.  Penyelenggara  pemberdayaan  masyarakat  terutama generasi  muda dilingkunggannya  secara  komprehensif, terpadu dan terarah serta berkesinambungan.
d.  Penyelenggara  kegiatan  pengembangan  jiwa kewirausahaan bagi generasi muda di lingkungannya.
e.  Penanaman  pengertian,  memupuk  dan  meningkatkan kesadaran tanggung jawab sosial generasi muda.
f.  Penumbuhan dan pengembangan semangat kebersamaan, jiwa kekeluargaan, kesetiakawanan sosial dan memperkuat nilai-nilai kearifan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
g.  Pemupukan  kreatifitas  generasi  muda  untuk  dapat mengembangkan  tanggung  jawab  sosial  yang  bersifat rekreatif,  kreatif,  edukatif,  ekonomis  produktif  dan
kegiatan  praktis  lainnya  dengan mendayagunakan  segala sumber dan potensi kesejahteraan sosial di lingkungannya secara swadaya.
h.  Penyelenggara  rujukan,  pendampingan,  dan  advokasi social bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial.
i.  Penguatan  sistem  jaringan  komunikasi,  kerjasama, informasi dan kemitraan dengan berbagai sektor lainnya.
j.  Penyelenggara  usaha-usaha  pencegahan  permasalahan sosial yang aktual.
Peraturan Baru Pedoman Karang Taruna
Dengan terbitnya Permensos 77 Tahun 2010 tentang Pedoman Dasar Kaang Taruna maka Permnesos tahun 2005 dinyatakan tidak berlaku.
Dokumen unduhan:

WISATA DAN CAGAR BUDAYA DESA PAMARAYAN


Sudah tidak asing lagi di telinga kita masyarakat di sekitar Desa Pamarayan ketika mendengar kata Bendungan lama Pamarayan atau yang sering warga sekitar sebut gedung papak/barata. Sayangnya monument bersejarah ini masih kurang enak di lihat karena dulu banyak pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab seenaknya merusak dan mencoret-coret dengan alasan tidak rasional. Tapi kini semenjak didirikannya komunitas gedung papak yang tergerak untuk peduli terhadap pelestarian cagar budaya Bendungan Pamarayan lama sehingga keberadaannya mulai terawat walaupun belum secara keseluruhannya sesuai dengan apa yang diinginkan.
Sejujurnya dalam hati ini ingin sekali melihat tempat yang sekarang menjadi ikon Desa Pamarayan ini menjadi slah satu tempat wisata dan cagar budaya tentang sejarah, karena dulu tempat ini pernah di datangi oleh orang yang paling berpengaruh di Indonesia pada masanya (Presiden pertama Indonesia yaitu Ir. Soekarno).
Oleh karena itu di harapkan kedepannya tempat ini mennjadi tempatn yang lebih baik lagi sehingga menjadi tempat pariwisata di Kabupaten Serang khususnya di Desa Pamarayan. Agar semua orang tahu bahwa Pamarayan itu desa yang tidak pernah melupakan sejarah, karena sejarah itu peranannya sangat penting untuk pengetahuan tentang sejarah perjuangan bangsa ini.









Ruangan yang saat ini di pakai kantor jaga 

Tampang dalam Ruangan Kantor jaga

foto dokumentasi bendungan lama tempo dulu

foto dokumentasi Bendungan lama Pamarayan saat Kedatangan Presiden Pertama ir. Soekarno






Pintu Masuk Ruangan bawah Tanah

























DILARANG MASUK
Jika Pengunjung Ingin Masuk Untuk Melihat Kondisi Atas Bendungan Lama Pamarayan
Bisa Langsung Ijin Kepada Petugas

Pintu Masuk Ke atas Bendungan Lama

Add caption

Tangga keatas Bendungan Lama tampak dari bawah
Tangga Keatas Bendungan Lama Pamarayan tampak dari atas

Pintu Keluar Bendungan Lama Pamarayan tampak dari dalam

Pintu Keluar Bendungan Lama Pamarayan tampak dari Luar






















































Sejarah Bendungan Pamarayan bisa klik link https://hasanhistory13.blogspot.co.id/2016/12/sejarah-bendungan-pamarayan.html


"JANGAN SEKALI-KALI MELUPAKAN SEJARAH"
ini adalah kata-kata, ajaran, dan petuah Bung Karno pada generasi penerus dan seluruh bangsa. Ajarannya Bung Karno tersebut dikemukakannya dalam pidato beliau pada " Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, 17 Agustus 1966. Imbauan Bung Karno tersebut amat menyolok dan punya arti sejarah yang penting sekali untuk bangsa ini. Oleh karena itu kita sebagai penurus bangsa harus bisa saling menjaga dan merawat apa yang di miliki di desa tercinta kita.
SEKIAN DAN TERIMA KASIH SEMOGA BERMANFAAT
jangan lupa mampir ke blog desapamarayan1901.blogspot.com